Beige and Orange Modern Microblog Carousel Content Instagram Post (1200 x 630 piksel) (15)

Update Sistem Kerja Jepang 2027: Ginou Jisshuu Akan Berubah Menjadi Ikusei Shuurou.

Pemerintah Jepang resmi menetapkan sistem kerja baru bagi tenaga kerja asing bernama 育成就労(Ikusei Shuurou)yang akan mulai diberlakukan pada April 2027 sebagai pengganti program 技能実習(Ginou Jisshuu / Magang Teknis Jepang). Perubahan ini menjadi salah satu pembaruan besar dalam sistem tenaga kerja asing di Jepang.

Pada sistem magang Jepang sebelumnya, peserta umumnya berada di bawah pengawasan 監理団体(Kanri Dantai)atau organisasi pengawas yang banyak berbentuk 協同組合(Kumiai)di Jepang.

Sementara pada sistem baru 育成就労(Ikusei Shuurou), pemerintah Jepang akan menggunakan sistem organisasi pengawas dan pendukung baru bernama 管理支援機関(Kanri Shien Kikan)dengan standar pengawasan dan perizinan yang lebih ketat.

 

Apa Itu Ikusei Shuurou?

Ikusei Shuurou(育成就労)merupakan sistem baru yang dibuat pemerintah Jepang untuk:

  • Mengembangkan keterampilan tenaga kerja asing.
  • Memenuhi kebutuhan tenaga kerja Jepang.
  • Dan mempersiapkan peserta menuju Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker / SSW).

Berbeda dengan sistem magang sebelumnya yang lebih berfokus pada “transfer keterampilan”, sistem Ikusei Shuurou dibuat agar jalur kerja asing di Jepang menjadi lebih jelas dan lebih terarah.

 

Kenapa Sistem Magang Jepang Diubah?

Perubahan ini dilakukan karena pemerintah Jepang ingin memperbaiki berbagai masalah yang selama ini sering dikaitkan dengan program 技能実習 (Ginou Jisshuu).

Selain itu, Jepang saat ini juga sedang mengalami:

  • Kekurangan tenaga kerja.
  • Penurunan populasi usia produktif.
  • Dan meningkatnya kebutuhan pekerja asing di berbagai sektor industri.

Karena itu, Jepang mulai membuat sistem baru yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi tenaga kerja saat ini.

 

Apa Perbedaan Ginou Jisshuu dan Ikusei Shuurou?

Secara umum, Ikusei Shuurou akan memiliki sistem yang lebih terhubung dengan Tokutei Ginou. Beberapa perubahan yang mulai banyak dibahas antara lain:

  • Jalur karier menuju Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker / SSW) menjadi lebih jelas.
  • Perpindahan kerja diperkirakan akan lebih fleksibel dibanding sistem lama.
  • dan fokus sistem lebih diarahkan untuk pengembangan tenaga kerja jangka panjang di Jepang.

Namun detail aturan pelaksanaan masih akan terus disesuaikan secara bertahap oleh pemerintah Jepang.

 

Syarat Kualifikasi Ikusei Shuurou

Meskipun sistem 育成就労(Ikusei Shuurou)baru akan mulai diberlakukan pada April 2027, pemerintah Jepang telah mulai menjelaskan beberapa gambaran dasar mengenai kualifikasi peserta. Secara umum, calon peserta nantinya diperkirakan perlu memenuhi beberapa persyaratan seperti:

  • Lulus ujian kemampuan bahasa Jepang setara level A1 (seperti JLPTN5 atau JFTA1).
  • Lulus seleksi perusahaan.
  • Memiliki kondisi kesehatan yang baik.
  • Serta mengikuti pelatihan sesuai bidang kerja yang dipilih.

 

Apa yang Harus Dipersiapkan Calon Peserta Sekarang?

Bagi calon peserta yang ingin berproses kerja ke Jepang, hal yang paling penting saat ini adalah:

  • Meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, hingga memiliki sertifikasi JFTA1/JLPTN5.
  • Memahami budaya kerja Jepang.
  • Mempersiapkan mental kerja.
  • Dan terus mengikuti perkembangan informasi resmi terkait sistem terbaru Jepang.

Karena meskipun nama sistem berubah, Jepang tetap membutuhkan tenaga kerja asing dalam jumlah besar di berbagai sektor industri.

 

Kesimpulan

Perubahan dari 技能実習(Ginou Jisshuu)menjadi 育成就労(Ikusei Shuurou)menunjukkan bahwa Jepang sedang melakukan pembaruan besar dalam sistem tenaga kerja asing. Meskipun sistem baru ini masih dalam tahap persiapan menuju 2027, peluang kerja ke Jepang bagi tenaga kerja Indonesia diperkirakan tetap akan terbuka luas di masa mendatang.

Dengan persiapan bahasa, skill, dan mental yang baik, perubahan sistem ini justru dapat menjadi peluang baru bagi calon pekerja yang ingin membangun karier di Jepang.

 

Sumber berita resmi dapat dilihat di link : https://www.moj.go.jp/isa/applications/index_00005.html

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *